beritaterkini-indonesia.com -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di lima kabupaten dan kota di Bali. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor.
Berdasarkan prakiraan cuaca, intensitas hujan diperkirakan tinggi dan dapat disertai angin kencang serta petir. Kondisi ini berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari, terutama di wilayah dataran tinggi dan daerah aliran sungai.
Sejumlah daerah yang masuk dalam peringatan dini diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala. Pemerintah daerah juga diminta mengaktifkan sistem siaga bencana guna mengantisipasi dampak yang lebih luas.
Banjir bandang menjadi ancaman utama apabila curah hujan tinggi terjadi dalam durasi lama. Sungai yang meluap serta drainase yang tidak mampu menampung debit air dapat memperparah kondisi di permukiman warga.
Selain banjir, potensi pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik juga perlu diwaspadai. Pengendara diimbau berhati-hati saat melintas di jalur rawan longsor maupun kawasan dengan visibilitas rendah akibat hujan deras.
BPBD setempat menyatakan kesiapsiagaan personel dan peralatan telah disiagakan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Warga yang tinggal di daerah rawan diharapkan segera mengungsi apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan warga, diharapkan risiko bencana dapat diminimalkan.