Perkuat Peran Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Bina Perempuan Tani di Desa Ulakan Karangasem Bali

BeritaTerkini.Info
0

beritaterkini-indonesia.com Di Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, upaya pemberdayaan perempuan mulai berkembang dari lingkungan sederhana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Di rumah produksi milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Satya Luwih Lestari, keceriaan para ibu berpadu dengan aktivitas mengolah kacang tanah menjadi camilan khas Bali. Dari kegiatan yang terlihat sederhana ini, perlahan muncul kemandirian ekonomi bagi perempuan desa.


Awalnya didorong keinginan memanfaatkan hasil pertanian lokal, KWT Satya Luwih Lestari kini tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga wadah belajar dan berkarya. Setiap minggu, para anggota rutin berkumpul untuk mengolah kacang tanah menjadi kacang goreng dan kacang telur, dengan proses yang semakin tertata—mulai dari pemilihan bahan, teknik pengolahan, hingga pengemasan yang semakin menarik.


Bagi para anggotanya, aktivitas ini bukan sekadar menghasilkan produk, melainkan juga proses berkembang bersama.


“Sebelumnya kami hanya membuat untuk konsumsi sendiri atau dijual dalam skala kecil. Kini kami lebih percaya diri karena adanya pendampingan. Kami jadi memahami cara menghasilkan produk yang lebih baik dan siap dipasarkan,” ujar salah satu anggota, Putu Indrayani, Selasa (21/4/2026).


Hal serupa disampaikan Ni Wayan Rosina Wati. Menurutnya, keberadaan kelompok ini memberi ruang baru yang lebih bermakna dalam kehidupan sehari-hari.


“Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai ibu rumah tangga. Selain menambah penghasilan, kami juga memiliki aktivitas positif dan bisa belajar hal baru bersama,” tuturnya.


Perkembangan KWT Satya Luwih Lestari tidak terlepas dari dukungan Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal (IT) Manggis dalam Program Jejaring Ulakan. Melalui program tersebut, Pertamina berperan tidak hanya sebagai pemberi bantuan, tetapi juga sebagai mitra yang mendampingi pertumbuhan kelompok.


Bantuan yang diberikan mencakup penyediaan peralatan produksi, pelatihan peningkatan kemampuan, serta pendampingan berkelanjutan. Secara bertahap, aktivitas kelompok pun bertransformasi dari kegiatan informal menjadi usaha yang lebih terstruktur, dengan pembagian tugas yang jelas serta pencatatan produksi dan penjualan yang lebih rapi.

  • Lebih baru

    Perkuat Peran Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Bina Perempuan Tani di Desa Ulakan Karangasem Bali

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)