Mobilitas Penumpang di Bali dan Labuan Bajo Selama Libur Lebaran 2026

BeritaTerkini.Info
0

beritaterkini-indonesia.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Bali mencatat mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026 mencapai lebih dari dua juta orang yang keluar-masuk Pulau Dewata. Data tersebut dihimpun sejak 13 hingga 28 Maret 2026 melalui jalur udara dan laut.

Sebanyak 1.073.738 orang tercatat masuk ke Bali selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah. Pelabuhan Gilimanuk menjadi jalur utama kedatangan dengan jumlah sekitar 507 ribu orang.

Sementara itu, jumlah masyarakat yang meninggalkan Bali mencapai 1.240.991 orang, dengan Pelabuhan Gilimanuk juga mendominasi arus keluar sebanyak 677 ribu orang. Kepala Dishub Bali, I Kadek Mudarta, menyebutkan puncak arus balik di Gilimanuk terjadi pada 29 Maret dengan total 60.707 orang.

Meski data lengkap tanggal tersebut masih dalam proses rekap, peningkatan arus balik sebenarnya sudah terlihat sejak 23 Maret. Dalam periode 23–28 Maret, jumlah kedatangan harian berkisar antara 34 ribu hingga 53 ribu orang.

Secara rata-rata, pergerakan harian menunjukkan sekitar 67 ribu orang masuk dan 77 ribu orang keluar Bali. Untuk kendaraan, tercatat sekitar 9 ribu unit masuk dan 13 ribu unit keluar melalui Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai.

Di Labuan Bajo, mobilitas penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui Bandara Internasional Komodo tercatat sebanyak 44.519 orang dalam periode 13–29 Maret 2026.

Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 3 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 45.815 penumpang. Meski demikian, jumlah pergerakan pesawat justru meningkat signifikan, yakni menjadi 449 penerbangan dari sebelumnya 358 penerbangan atau naik 25 persen.

Lonjakan penumpang datang terjadi pada 18 Maret sebanyak 1.655 orang, sementara puncak arus balik tercatat pada 29 Maret dengan 1.684 penumpang. Untuk keberangkatan, puncak mudik terjadi pada 15 Maret (1.373 orang) dan puncak arus balik pada 29 Maret (1.808 orang).

Selain jalur udara, PT Pelni Cabang Labuan Bajo juga melayani 9.521 penumpang selama periode Lebaran. Jumlah penumpang naik lebih tinggi dibandingkan penumpang turun, yakni 5.294 orang naik dan 4.227 orang turun.

Tiga kapal yang digunakan dalam angkutan Lebaran yakni KM Binaiya, KM Tilongkabila, dan KM Wilis. Kapal KM Tilongkabila menjadi yang paling banyak mengangkut penumpang, yakni 5.045 orang.

Jumlah penumpang kapal Pelni tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang hanya mencapai 7.904 orang. Pada periode Lebaran 2026, penumpang juga mendapatkan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi, berlaku pada 11 Maret hingga 5 April 2026 di seluruh rute kapal Pelni, di luar biaya tambahan seperti asuransi dan pas pelabuhan.

Tags
  • Lebih baru

    Mobilitas Penumpang di Bali dan Labuan Bajo Selama Libur Lebaran 2026

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)