Askrindo Bidik Pertumbuhan Bisnis dari Diversifikasi Produk UMKM

Berita Terkini Indonesia
0

 

Bali - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) terus menyiapkan strategi untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas portofolio usaha melalui diversifikasi produk dan layanan, termasuk dengan menyasar kebutuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Strategi diversifikasi tersebut dilakukan agar pertumbuhan perusahaan tidak hanya bergantung pada satu jenis bisnis. Askrindo berupaya mengembangkan berbagai lini usaha sehingga dapat menjangkau lebih banyak nasabah sekaligus menghadapi perubahan kondisi industri asuransi.

Langkah ini sejalan dengan kinerja positif Askrindo pada awal 2026. Hingga 31 Maret 2026, perusahaan mencatatkan pendapatan premi sekitar Rp1,16 triliun, atau meningkat sekitar 10 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh lini asuransi umum yang tumbuh hingga 44 persen.

Selain peningkatan premi, Askrindo juga mencatat kenaikan laba sebesar 77 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Capaian tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan volume bisnis, tetapi juga berusaha menjaga kualitas dan profitabilitas usaha.

Dalam menjalankan strategi pertumbuhannya, Askrindo mengembangkan diversifikasi portofolio melalui beberapa fokus. Perusahaan tetap memperkuat bisnis yang berasal dari penugasan pemerintah, sekaligus mengembangkan layanan untuk segmen BUMN dan korporasi.

Di sisi lain, Askrindo juga memperluas pasar ritel dengan menghadirkan berbagai produk. Produk yang dikembangkan mencakup asuransi mikro, asuransi parametrik, asuransi perjalanan, serta asuransi kendaraan bermotor. Strategi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan perusahaan ke berbagai kelompok masyarakat dan sektor usaha.

UMKM menjadi salah satu segmen yang memiliki peluang besar bagi pengembangan bisnis Askrindo. Melalui produk asuransi yang sesuai dengan karakteristik usaha kecil, perusahaan dapat membantu pelaku UMKM dalam menghadapi berbagai risiko sekaligus memperluas akses mereka terhadap perlindungan usaha.

Askrindo juga menekankan pentingnya pengelolaan risiko dalam melakukan ekspansi. Perusahaan berupaya memperkuat proses underwriting, pengelolaan klaim, serta pemanfaatan data dan teknologi agar pertumbuhan bisnis tetap berada dalam koridor risiko yang sehat.

Selain melakukan diversifikasi, perusahaan terus memperkuat tata kelola dan kualitas pengelolaan bisnis. Askrindo menilai pertumbuhan yang baik harus dibangun dengan fondasi yang kuat sehingga dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Dengan memperluas produk dan segmen pasar, Askrindo berharap dapat meningkatkan penetrasi bisnis sekaligus memberikan layanan perlindungan yang lebih beragam kepada masyarakat dan pelaku usaha. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)