BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

Berita Terkini Indonesia
0

 

Bali - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus melakukan penguatan fundamental perusahaan untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, pengendalian internal, serta penguatan struktur permodalan.


Langkah BNI tersebut sejalan dengan agenda transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan upaya menciptakan nilai jangka panjang dalam ekosistem Danantara Indonesia. Penguatan fundamental dinilai penting agar perusahaan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi perubahan serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.


Salah satu bentuk penguatan permodalan dilakukan melalui penerbitan instrumen Additional Tier 1 (AT1) senilai 700 juta dollar AS di pasar internasional. Penerbitan instrumen tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur modal dan meningkatkan ketahanan bisnis.


Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang baik bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan. Menurutnya, tata kelola menjadi dasar penting dalam membangun kepercayaan masyarakat, investor, nasabah, dan berbagai pihak yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan.


Selain memperkuat modal, BNI juga terus melakukan pembenahan organisasi dan proses bisnis. Perusahaan memanfaatkan teknologi digital, menyempurnakan berbagai proses kerja, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menciptakan operasional yang lebih efektif dan efisien.


Transformasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing BNI sekaligus membuat layanan yang diberikan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan nasabah. Digitalisasi menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut karena perubahan teknologi terus memengaruhi cara masyarakat menggunakan layanan perbankan.


Penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan permodalan juga menjadi bekal bagi BNI dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan secara sehat. Dengan kondisi fundamental yang semakin kuat, BNI dapat meningkatkan kemampuannya dalam menyalurkan pembiayaan dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.


Langkah tersebut juga mendukung agenda Danantara Indonesia yang memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN. Pengelolaan tersebut diarahkan untuk mendukung program strategis nasional, industrialisasi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.


BNI berharap penguatan bisnis dan transformasi perusahaan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Tidak hanya untuk perusahaan, langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan nasional dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.


Penguatan fundamental ini menjadi bagian dari perjalanan BNI yang pada 5 Juli 2026 memasuki usia 80 tahun. Dalam momentum tersebut, BNI mengusung tema “Swadharma Bhakti Nagara”, yang menggambarkan semangat pengabdian dan pelayanan perusahaan kepada masyarakat serta negara.


Melalui kombinasi penguatan modal, tata kelola, transformasi digital, manajemen risiko, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, BNI berupaya mempertahankan pertumbuhan bisnis sekaligus berkontribusi terhadap transformasi BUMN dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.


Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)