RKAB Batu Bara Dipangkas, Bisnis United Tractors Ikut Mengalami Tekanan

Berita Terkini Indonesia
0


JAKARTA - PT United Tractors Tbk (UNTR) mengungkapkan dampak pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara terhadap sejumlah lini bisnisnya. Pembatasan tersebut turut memengaruhi aktivitas produksi batu bara serta permintaan alat berat yang digunakan dalam kegiatan pertambangan.

Direktur Keuangan United Tractors Vilihati Surya mengatakan kapasitas produksi batu bara perseroan mencapai sekitar 15 juta ton, sementara RKAB yang memperoleh persetujuan pemerintah hanya sekitar 7,4 juta ton. Kondisi tersebut membuat kuota produksi yang tersedia bagi perseroan berkurang cukup signifikan pada paruh pertama 2026.

Dampak pembatasan RKAB juga terlihat pada penjualan alat berat Komatsu. Hingga Juli 2026, penjualan alat berat tercatat sebanyak 2.393 unit atau turun 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan terutama terjadi pada kategori big machine untuk sektor pertambangan yang mengalami penurunan hingga 49 persen.

Menurut perusahaan, pelemahan permintaan tersebut terjadi karena pelanggan dari sektor pertambangan batu bara cenderung menahan pembelian alat berat. Kondisi ini memberikan tekanan terhadap bisnis alat berat UNTR, meskipun layanan purnajual seperti penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan masih mencatat pertumbuhan.

Ke depan, perkembangan kebijakan RKAB menjadi salah satu faktor penting yang akan memengaruhi kinerja United Tractors. Perseroan tetap menjalankan bisnis melalui sejumlah segmen, termasuk kontraktor pertambangan, pertambangan batu bara, emas dan mineral lainnya, serta distribusi alat berat untuk menghadapi perubahan kondisi industri pertambangan.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)