Belda mengungkapkan bahwa WNA tersebut sebelumnya telah mengganggu sejumlah perempuan di jalan, bahkan diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan menyentuh tubuh mereka tanpa izin.
Ia menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung di depan tempat hiburan malam Hatch, usai dirinya menghadiri acara Uluwatu Fight Night pada Senin dini hari (30/3). Belda mengaku kesal karena perilaku pria asing tersebut meresahkan dan diduga melecehkan perempuan di sekitar lokasi.
Menurut Belda, awalnya orang-orang di sekitar hanya diam, kemungkinan karena pria tersebut dalam keadaan mabuk dan memiliki postur tubuh besar. Ia kemudian berinisiatif menegur, namun justru mendapat respons kasar.
Belda menegaskan bahwa tindakan melumpuhkan yang ia lakukan tetap dalam batas kendali karena dilakukan dalam kondisi sadar. Ia juga menyebut tidak pernah mengonsumsi alkohol, sehingga mampu menjaga emosi dan tindakan.
Ia mengaku memiliki pengalaman di bidang bela diri, sehingga mengetahui batas aman dalam melumpuhkan seseorang tanpa berniat mencederai. Tujuannya hanya untuk menghentikan tindakan pelaku dan memberikan efek jera.
Setelah kejadian, pria asing tersebut sempat sadar dan meminta maaf atas perbuatannya. Belda pun menerima permintaan maaf tersebut, meskipun WNA itu masih terlihat linglung saat meninggalkan lokasi.
Belda juga mengingatkan para wisatawan yang datang ke Bali agar tetap menjaga sikap dan menghormati masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa warga Bali terbuka terhadap turis selama mereka tidak mengganggu ketertiban umum.