beritaterkini-indonesia.com - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Indonesia dipastikan tidak mengalami kenaikan meskipun harga minyak mentah dunia dilaporkan telah menembus angka 118 dolar Amerika Serikat per barel.
Pemerintah menyatakan keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas harga energi bagi masyarakat. Kebijakan ini juga bertujuan melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika pasar energi global.
Kenaikan harga minyak dunia biasanya dipengaruhi berbagai faktor, seperti ketegangan geopolitik, gangguan pasokan, serta peningkatan permintaan global. Kondisi ini sering berdampak pada harga BBM di banyak negara.
Namun untuk saat ini, pemerintah memastikan harga Pertalite masih dipertahankan agar tidak memberatkan masyarakat, terutama kelompok pengguna BBM bersubsidi.
Pemerintah juga terus memantau perkembangan harga minyak dunia guna menentukan kebijakan energi yang tepat. Evaluasi akan dilakukan secara berkala sesuai kondisi ekonomi nasional.
Di sisi lain, masyarakat diimbau menggunakan BBM secara bijak dan efisien. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap stabilitas harga BBM tetap terjaga sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu meski terjadi gejolak harga energi di pasar global.