beritaterkini-indonesia.com -- Dinas Kesehatan melaporkan terdeteksinya dua kasus flu burung atau avian influenza di Bali. Meski demikian, kondisi penanganan dinyatakan terkendali dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.
Sebagai bagian dari penanganan, sejumlah pasien sempat menjalani perawatan di RSUD Wangaya, Denpasar. Dari total pasien yang dirawat, tiga orang telah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang setelah melalui observasi medis.
Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa pasien yang dipulangkan telah memenuhi kriteria klinis dan tidak lagi menunjukkan gejala yang mengarah pada flu burung. Pemantauan lanjutan tetap dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan pasien stabil.
Selain itu, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap lima sampel yang diuji menunjukkan hasil negatif flu burung. Temuan ini menjadi indikasi bahwa penyebaran penyakit dapat dikendalikan dengan langkah penanganan yang cepat dan tepat.
Dinas Kesehatan bersama instansi terkait terus melakukan penelusuran kontak serta pengawasan di wilayah sekitar lokasi temuan kasus. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi penularan lebih luas.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan unggas yang sakit atau mati mendadak. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan gejala mencurigakan.
Dengan adanya deteksi dini dan penanganan yang terkoordinasi, pemerintah daerah optimistis situasi flu burung di Bali dapat dikendalikan. Upaya pengawasan dan edukasi kepada masyarakat akan terus diperkuat guna menjaga kesehatan publik.