Saudi Pertama Kalinya Gelar MTQ Internasional Khusus Wanita, RI Kirim Delegasi

Berita Terkini Indonesia
0

 


Bali - Arab Saudi untuk pertama kalinya membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengikuti Kompetisi Al-Qur'an Internasional Raja Abdulaziz. Ajang yang digelar di Makkah tersebut menjadi momentum bersejarah karena pada penyelenggaraan tahun ini peserta perempuan diperbolehkan berkompetisi bersama para peserta dari berbagai negara.

Kompetisi Al-Qur'an Internasional Raja Abdulaziz ke-46 berlangsung pada 6 hingga 19 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi dengan jumlah peserta mencapai 334 orang yang berasal dari 133 negara.

Keikutsertaan perempuan dalam kompetisi tersebut menjadi salah satu hal yang paling menarik perhatian. Kebijakan ini sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi para perempuan penghafal dan pembaca Al-Qur'an untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam ajang internasional yang diselenggarakan di Arab Saudi.

Dalam kompetisi tersebut terdapat lima kategori yang diperlombakan. Cabangnya meliputi hafalan 30 juz dengan Qira'at Sab'ah, hafalan 30 juz beserta tafsir kosakata, hafalan 30 juz, hafalan 15 juz, serta hafalan 5 juz secara berturut-turut.

Besarnya skala kompetisi juga terlihat dari hadiah yang disediakan oleh penyelenggara. Total hadiah dalam ajang tersebut mencapai sekitar 10,26 juta riyal atau sekitar Rp49 miliar, sehingga kompetisi ini menjadi salah satu ajang Al-Qur'an internasional dengan hadiah yang cukup besar.

Indonesia turut ambil bagian dalam perhelatan tersebut dengan mengirimkan sejumlah delegasi. Dua di antaranya merupakan peserta perempuan, yakni Aliifah dan Fehima, yang dipercaya membawa nama Indonesia dalam kompetisi Al-Qur'an internasional tersebut.

Aliifah merupakan juara pertama cabang Tahfidz 30 Juz Putri pada STQH Nasional 2025. Sementara itu, Fehima berasal dari Jawa Timur. Keduanya menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang mendapat kesempatan untuk tampil dalam kompetisi internasional di Arab Saudi.

Selain dua peserta perempuan tersebut, Indonesia juga mengirimkan delegasi laki-laki dari sejumlah daerah. Mereka di antaranya berasal dari Kepulauan Riau dan Riau, sehingga perwakilan Indonesia memiliki kesempatan untuk mengikuti berbagai kategori yang dipertandingkan dalam kompetisi tersebut.

Sebelum berangkat, para delegasi Indonesia mendapatkan pesan agar menjaga nama baik bangsa selama berada di Arab Saudi. Mereka diharapkan tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjaga sikap, tutur kata, kedisiplinan, serta perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Selain mengikuti perlombaan, para peserta juga dijadwalkan mendapatkan kesempatan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah di Makkah dan Madinah. Kegiatan tersebut menjadi bagian tambahan dari pengalaman para delegasi selama berada di Arab Saudi.

Penyelenggaraan kompetisi yang untuk pertama kalinya membuka partisipasi perempuan ini menjadi perkembangan penting dalam ajang Al-Qur'an internasional Arab Saudi. Bagi Indonesia, keikutsertaan para delegasi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kualitas para penghafal dan pembaca Al-Qur'an Tanah Air sekaligus membawa nama Indonesia dalam kompetisi tingkat dunia. 

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)