Ketua PMI Jakarta Pusat Asep Juanda mengatakan, salah satu rencana utama yang akan dilakukan pada 2027 adalah menambah satu unit ambulans advance. Ambulans tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai peralatan medis yang dibutuhkan untuk menangani pasien dalam kondisi darurat.
Ambulans tambahan tersebut direncanakan memiliki sejumlah perlengkapan medis, seperti ventilator, alat infus, oksigen, serta berbagai perangkat pendukung lainnya. Kelengkapan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan PMI dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Saat ini, PMI Jakarta Pusat telah memiliki tiga ambulans evakuasi dan dua ambulans jenazah. Armada tersebut digunakan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, terutama ketika membutuhkan layanan evakuasi atau transportasi yang berkaitan dengan keadaan darurat.
Sepanjang Januari hingga 18 Agustus 2026, layanan ambulans PMI Jakarta Pusat telah dimanfaatkan untuk membantu sebanyak 1.984 warga. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa keberadaan layanan ambulans memiliki peran penting dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.
Untuk mendukung rencana peningkatan pelayanan, PMI Jakarta Pusat menetapkan target penghimpunan dana melalui Bulan Dana PMI 2026 sebesar Rp5,5 miliar. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai program pelayanan PMI.
Penggalangan dana tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan. Kegiatan Bulan Dana PMI 2026 akan dimulai pada 1 September dan berlangsung hingga 30 November 2026.
Dalam pelaksanaannya, PMI Jakarta Pusat akan melibatkan berbagai pihak. Aparatur sipil negara, masyarakat, instansi pemerintah, hingga perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR diharapkan dapat ikut memberikan dukungan.
PMI Jakarta Pusat juga menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra swasta untuk memperluas pengumpulan sumbangan. Salah satu bentuk kerja sama tersebut dilakukan melalui penyediaan 21 gerai penggalangan dana yang berada di Jakarta Pusat dan sejumlah wilayah lainnya.
Selain bekerja sama dengan pihak swasta, PMI Jakarta Pusat juga berencana menggandeng Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jakarta Pusat. Kerja sama tersebut diarahkan untuk menjajaki dukungan dari para pengelola pusat perbelanjaan.
Media pengumpulan dana seperti drop box akan ditempatkan di sejumlah pusat perbelanjaan. Penempatan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang ingin memberikan sumbangan secara sukarela untuk mendukung kegiatan kemanusiaan PMI.
Dana yang dihimpun tidak hanya ditujukan untuk pengadaan ambulans. PMI Jakarta Pusat juga akan mengalokasikannya untuk pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, serta pengembangan kegiatan Palang Merah Remaja, relawan, dan organisasi PMI.
PMI Jakarta Pusat berharap keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak dapat membantu mencapai target pengumpulan dana yang telah ditetapkan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada tahun mendatang.
Program Bulan Dana PMI sendiri merupakan kegiatan penggalangan sumbangan sukarela yang dilakukan PMI secara resmi dan rutin setiap tahun bersama pemerintah daerah. Dana yang terkumpul digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan kemanusiaan dan pelayanan masyarakat.
Melalui program Bulan Dana PMI 2026, PMI Jakarta Pusat berharap dapat memperkuat sarana dan kapasitas pelayanan pada 2027. Dengan dukungan masyarakat, penambahan fasilitas kesehatan dan ambulans serta penguatan berbagai program kemanusiaan diharapkan mampu membuat pelayanan PMI semakin optimal.