Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Berita Terkini Indonesia
0

 

Bali - Pemerintah mulai menjalankan proyek pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional. Infrastruktur ini direncanakan untuk mendukung perlindungan kawasan Pantai Utara Jawa dari berbagai ancaman yang berkaitan dengan kondisi pesisir.


Dalam mendukung proyek tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan sejumlah hasil penelitian dan inovasi teknologi. Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan bahwa berbagai teknologi telah dikembangkan untuk membantu pembangunan infrastruktur tanggul laut yang kuat dan efisien.


Salah satu inovasi yang disiapkan adalah Blok Modular Beton untuk Struktur Tanggul Laut. Teknologi tersebut telah memperoleh paten dan dirancang sebagai bagian dari solusi pembangunan struktur perlindungan pantai dengan konsep modular.


Selain itu, BRIN juga mengembangkan Tanggul Tegak Modular Multifungsi yang telah terdaftar sebagai paten. Teknologi modular tersebut memungkinkan elemen-elemen struktur diproduksi terlebih dahulu di darat sebelum dipasang di lokasi pembangunan sesuai dengan kebutuhan lapangan.


Untuk memperkuat perlindungan terhadap gelombang laut, BRIN mengembangkan teknologi Armor Units. Teknologi ini telah melalui beberapa tahap pengembangan, mulai dari BPPTLock, BRINLock untuk bagian kepala pemecah gelombang, hingga BRINPod yang dirancang untuk membantu mencegah terjadinya gerusan pada dasar struktur.


Armor Units yang dikembangkan BRIN memiliki rancangan struktural yang mengutamakan kestabilan dan penggunaan material secara efisien. Unit tersebut dibuat menggunakan beton tanpa tulangan dan disusun dalam satu lapisan dengan sistem saling mengunci atau interlocking.


Sistem saling mengunci tersebut membuat susunan Armor Units memiliki tingkat kestabilan yang tinggi. Teknologi ini dirancang untuk menjadi bagian dari struktur pelindung pantai sehingga mampu menghadapi kondisi lingkungan pesisir yang membutuhkan konstruksi kuat.


Konsep modular juga memberikan kemudahan dalam proses pemasangan. Komponen dapat ditangani dan ditempatkan di lapangan dengan lebih efisien serta dapat disesuaikan dengan berbagai bentuk struktur perlindungan pantai.


BRIN juga melihat pembangunan Giant Sea Wall bukan hanya sebagai pembangunan tanggul untuk menahan air laut. Infrastruktur tersebut dapat dikembangkan menjadi fasilitas multifungsi yang menggabungkan perlindungan pesisir dengan pemanfaatan teknologi lainnya.


Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah Oscillating Water Column. Teknologi tersebut dapat diintegrasikan dengan tanggul tegak untuk memanfaatkan energi yang berasal dari gelombang laut.


Selain berfungsi sebagai pelindung wilayah pesisir, bagian atas tanggul juga berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur transportasi. Infrastruktur tersebut dapat dirancang untuk mendukung koridor transportasi seperti jalan tol maupun jalur kereta api.


Penggunaan sistem modular memungkinkan berbagai komponen infrastruktur diproduksi di darat. Setelah selesai dibuat, komponen tersebut dapat dibawa dan dipasang di laut sesuai dengan kondisi serta kebutuhan lokasi pembangunan.


BRIN juga memasukkan pendekatan ramah lingkungan dalam pengembangan teknologi Giant Sea Wall. Salah satunya melalui konsep Hybrid Eco-Engineering dan pemanfaatan material yang dapat mendukung prinsip ekonomi sirkular.


Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah ECO-HEX BRICK, yaitu struktur pemecah ombak yang dibuat dengan memanfaatkan limbah plastik. Teknologi tersebut dikembangkan menggunakan mesin peleleh plastik yang direkayasa oleh para peneliti BRIN dan telah diuji di kawasan pesisir Demak bersama mitra daerah.


Melalui berbagai inovasi tersebut, BRIN berupaya mendukung pembangunan Giant Sea Wall agar tidak hanya memiliki tingkat ketahanan yang tinggi, tetapi juga efisien dan memperhatikan aspek lingkungan. Penggabungan tanggul modular, teknologi pelindung pantai, pemanfaatan energi laut, serta penggunaan limbah sebagai material menjadi bagian dari pendekatan teknologi yang disiapkan untuk menghadapi tantangan pembangunan kawasan pesisir.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)