Jasa Marga Siapkan Teknologi Baru Awasi Kendaraan ODOL

Berita Terkini Indonesia
0

 

Bali - Jasa Marga terus mengembangkan teknologi untuk memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang memiliki dimensi atau muatan berlebih, yang dikenal dengan istilah Over Dimension Over Loading (ODOL). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan pengguna jalan sekaligus melindungi kondisi jalan tol.


Salah satu teknologi yang disiapkan adalah sistem Radio Frequency Identification (RFID). Teknologi ini akan digunakan bersama perangkat Weigh-In-Motion (WIM) yang mampu mengukur berat kendaraan ketika kendaraan sedang melaju di jalan tol.


Penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari dukungan Jasa Marga terhadap program pemerintah menuju Indonesia Zero ODOL 2027. Target tersebut mendorong berbagai pihak untuk meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan barang yang melanggar ketentuan dimensi maupun berat.


Salah satu penerapan teknologi dilakukan melalui pemasangan rangka gantry RFID di ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR). Infrastruktur tersebut dipersiapkan untuk mendukung sistem pemantauan kendaraan yang melintas di jalan tol.


Sistem WIM memungkinkan berat kendaraan diketahui tanpa harus menghentikan truk di lokasi pemeriksaan. Dengan demikian, kendaraan dapat ditimbang ketika tetap bergerak sehingga proses pemantauan dapat berlangsung lebih efisien.


Data berat kendaraan tersebut kemudian dapat dikombinasikan dengan informasi identitas kendaraan yang diperoleh melalui RFID. Penggabungan kedua teknologi ini memungkinkan sistem mengetahui kendaraan mana yang memiliki indikasi kelebihan muatan.


Pemanfaatan RFID juga memberikan keuntungan dalam proses identifikasi. Sistem dapat mengenali kendaraan secara lebih cepat sehingga data kendaraan yang terdeteksi memiliki muatan berlebih dapat ditelusuri dengan lebih mudah.


Teknologi ini diharapkan dapat membantu Jasa Marga melakukan pengawasan secara lebih konsisten. Berbeda dengan pemeriksaan manual yang membutuhkan petugas dan waktu tertentu, sistem digital dapat bekerja secara otomatis selama kendaraan melewati area yang telah dilengkapi perangkat.


Pengawasan berbasis teknologi juga memiliki manfaat dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan. Kendaraan yang membawa muatan melebihi batas dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap permukaan jalan dan berpotensi mempercepat kerusakan.


Selain berdampak pada infrastruktur, kendaraan ODOL juga menjadi perhatian dari sisi keselamatan. Beban yang terlalu berat atau dimensi kendaraan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kemampuan kendaraan dalam melakukan pengereman maupun bermanuver.


Karena itu, Jasa Marga menilai pengawasan terhadap kendaraan ODOL perlu dilakukan secara preventif. Kendaraan yang terindikasi melanggar dapat diketahui berdasarkan data yang diperoleh dari sistem pemantauan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.


Penerapan teknologi digital juga sejalan dengan upaya pemerintah mengubah sistem pengawasan kendaraan dari metode konvensional menuju sistem yang lebih terintegrasi. Kementerian Perhubungan sebelumnya juga mendorong pemanfaatan WIM, CCTV, dan ETLE untuk memperkuat pengawasan kendaraan ODOL.


Penggunaan sistem digital diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pemeriksaan manual. Selain meningkatkan efisiensi, minimnya interaksi langsung antara petugas dan pengemudi juga dapat membantu mengurangi peluang terjadinya praktik pungutan liar dalam proses pemeriksaan.


Jasa Marga juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak dalam menangani persoalan ODOL. Integrasi data dan teknologi dengan lembaga terkait diperlukan agar proses identifikasi, pengawasan, serta penegakan aturan dapat dilakukan secara lebih efektif.


Pada akhirnya, penggunaan RFID dan WIM menjadi salah satu langkah Jasa Marga untuk menciptakan sistem pengawasan kendaraan yang lebih modern dan berbasis data. Teknologi tersebut diharapkan mampu membantu mengurangi kendaraan ODOL, menjaga kualitas infrastruktur jalan tol, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendukung tercapainya Zero ODOL pada 2027.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)