Dari Atlet Tenis ke Cornell, Destry Kini Jadi Calon Gubernur BI Usulan Prabowo

Berita Terkini Indonesia
0

 

Bali - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon definitif Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Nama Destry disampaikan melalui Surat Presiden yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada pimpinan DPR.


Destry menjadi satu-satunya nama yang diajukan Presiden untuk menduduki posisi Gubernur BI. Saat ini, Destry masih menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia setelah menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 27 Juli 2026.


Sosok Destry Damayanti memiliki perjalanan karier yang cukup panjang sebelum berada di jajaran pimpinan Bank Indonesia. Ekonom kelahiran Jakarta tahun 1963 tersebut ternyata pernah menekuni olahraga tenis dan bahkan memiliki prestasi di tingkat nasional.


Ketika masih muda, Destry aktif mengikuti berbagai kompetisi tenis. Ia pernah tampil dalam ajang olahraga besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan SEA Games.


Prestasinya di dunia tenis membuat Destry sempat mempertimbangkan untuk melanjutkan karier sebagai atlet. Namun, ketika memasuki masa SMA dan mendekati jenjang perguruan tinggi, ia mulai mempertimbangkan pilihan antara meneruskan karier olahraga atau melanjutkan pendidikan.


Destry akhirnya memilih pendidikan tinggi karena menilai kehidupan sebagai atlet memiliki tantangan tersendiri. Setelah menyelesaikan SMA, ia kemudian memutuskan mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi meskipun waktu persiapannya cukup terbatas.


Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia menjadi pilihan Destry. Ia berhasil lolos seleksi dan mulai menempuh pendidikan di UI pada 1983.


Selama berkuliah, Destry semakin tertarik dengan ilmu ekonomi. Ia mengaku menyukai bidang tersebut karena ilmu ekonomi terus berkembang dan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.


Selain menjalani perkuliahan, Destry juga aktif sebagai asisten dosen dan asisten peneliti. Ia terlibat dalam program Harvard Institute for International Development yang berada di lingkungan Kementerian Keuangan.


Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia pada 1989, Destry memperoleh kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri. Melalui beasiswa dari Kementerian Keuangan, ia menempuh pendidikan master di Cornell University, Amerika Serikat, dengan mengambil bidang Regional Science.


Setelah menyelesaikan pendidikan di Cornell, Destry sempat berkarier di Kementerian Keuangan. Namun, perjalanan profesionalnya kemudian berlanjut ke sektor swasta dengan menjadi seorang ekonom di salah satu bank.


Karier Destry semakin berkembang setelah dipercaya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada periode 2011 hingga 2015. Ia juga pernah menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014–2015.


Pengalamannya di sektor keuangan kemudian berlanjut ketika Destry dipercaya menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015–2019. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam bidang ekonomi dan sistem keuangan nasional.


Pada 2019, Destry resmi dipercaya menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Jabatan tersebut diperolehnya melalui Keputusan Presiden dan kemudian dilanjutkan untuk periode 2024–2029.


Kini, perjalanan panjang Destry di bidang ekonomi dan keuangan membawanya menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia yang diajukan Presiden Prabowo kepada DPR. Jika proses di DPR berjalan sesuai mekanisme dan mendapat persetujuan, Destry berpeluang memimpin bank sentral Indonesia secara definitif.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)