Inovasi yang dipersiapkan BRIN mencakup berbagai bidang strategis. Beberapa di antaranya berkaitan dengan teknologi energi, ketahanan pangan, kesehatan, transportasi, penerbangan, hingga penelitian antariksa dan nuklir.
Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan bahwa Presiden Prabowo tidak hanya ingin memperoleh penjelasan mengenai hasil penelitian. Presiden juga meminta agar produk inovasi yang telah selesai maupun yang masih dalam proses pengembangan dapat ditampilkan secara langsung.
Menurut BRIN, terdapat sejumlah hasil penelitian yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Beberapa inovasi bahkan mempunyai prospek untuk dimanfaatkan secara komersial dan mendukung berbagai kebutuhan pembangunan nasional.
Namun, tidak seluruh produk penelitian sudah siap dipasarkan. Sebagian inovasi masih membutuhkan tahapan pengembangan, pengujian, atau penyempurnaan sebelum dapat digunakan secara luas oleh masyarakat maupun industri.
Salah satu teknologi yang mendapat perhatian adalah Absorbed Natural Gas (ANG). Teknologi tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendukung perubahan dan pengembangan sistem energi di Indonesia.
BRIN saat ini memiliki sekitar 12 klaster riset yang menghasilkan berbagai produk inovasi. Setelah melalui proses kurasi, jumlah produk yang masuk dalam daftar inovasi mencapai sekitar 150 hingga 200 produk.
Banyaknya hasil penelitian tersebut membuat BRIN tidak memungkinkan untuk menampilkan seluruh produk secara bersamaan di Istana. Sebagian inovasi masih berada di berbagai daerah, sedangkan beberapa produk lainnya memiliki ukuran yang terlalu besar untuk dibawa dan dipamerkan secara langsung.
Dalam pemaparannya kepada Presiden, BRIN berencana memberikan gambaran mengenai keseluruhan bidang penelitian yang dikembangkan. Dengan begitu, Presiden dapat melihat potensi riset nasional secara lebih luas tanpa harus melihat setiap produk satu per satu.
Bidang pangan menjadi salah satu fokus yang dipaparkan. Penelitian di sektor tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta membantu pengembangan berbagai program pemerintah, termasuk kebutuhan pangan di wilayah pesisir dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain pangan, BRIN juga menunjukkan hasil penelitian yang berkaitan dengan energi. Pengembangan teknologi energi menjadi penting karena Indonesia membutuhkan inovasi untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus memenuhi kebutuhan energi di masa mendatang.
Bidang penelitian nuklir juga menjadi salah satu perhatian dalam pemaparan tersebut. Riset nuklir merupakan bagian dari pengembangan teknologi strategis yang berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk sektor energi dan penelitian.
Tidak hanya itu, BRIN turut mengembangkan penelitian mengenai logam tanah jarang. Material tersebut memiliki nilai strategis karena dapat digunakan dalam berbagai teknologi dan industri modern.
Penelitian lainnya mencakup sektor perumahan, transportasi, kesehatan, penerbangan, serta antariksa. Keberagaman bidang tersebut menunjukkan bahwa kegiatan riset BRIN mencakup berbagai kebutuhan pembangunan dan perkembangan teknologi nasional.
Melalui pemaparan berbagai inovasi tersebut, BRIN berupaya menunjukkan bahwa hasil penelitian nasional dapat diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata. Sejumlah teknologi yang masih berada dalam tahap pengembangan juga diharapkan dapat terus disempurnakan hingga siap digunakan atau dikomersialkan. Dengan demikian, riset dan inovasi tidak hanya berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat menjadi bagian dari pembangunan serta kemajuan teknologi Indonesia.
Kategori berita: Berita ini termasuk berita Teknologi, khususnya riset dan inovasi teknologi, teknologi energi, teknologi nuklir, teknologi pangan, transportasi, kesehatan, serta teknologi antariksa.