beritaterkini-indonesia.com -- Kasus dugaan penculikan warga negara (WN) Ukraina di Bali memasuki babak baru. Hasil uji laboratorium menunjukkan DNA ibu korban cocok dengan sampel darah yang ditemukan di lokasi penyekapan.
Kecocokan DNA tersebut menjadi salah satu bukti penting dalam pengungkapan kasus. Aparat kepolisian menyatakan hasil ini memperkuat dugaan bahwa korban sempat berada di lokasi yang telah diamankan sebagai tempat penyekapan.
Tim forensik sebelumnya mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk bercak darah yang ditemukan di area kejadian. Sampel tersebut kemudian diuji dan dibandingkan dengan DNA keluarga korban untuk memastikan identitasnya.
Pihak kepolisian menegaskan penyelidikan masih terus berjalan. Sejumlah saksi telah diperiksa, dan aparat kini memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan warga negara asing dan terjadi di wilayah destinasi wisata internasional. Aparat berjanji akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan.
Sementara itu, pihak keluarga korban berharap proses hukum dapat berjalan cepat dan pelaku segera ditangkap. Mereka juga meminta perlindungan maksimal bagi korban.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik dugaan penculikan tersebut. Perkembangan terbaru akan disampaikan secara resmi setelah proses penyidikan mencapai tahap lanjutan.