beritaterkini-indonesia.com -- Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat telah melayani sekitar 1,4 juta penumpang selama 20 hari periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jumlah tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan yang datang maupun meninggalkan Pulau Bali.
Peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak awal masa libur, seiring dengan bertambahnya frekuensi penerbangan domestik dan internasional. Bandara Ngurah Rai menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan, terutama bagi pelancong yang memanfaatkan momen libur akhir tahun.
Pihak pengelola bandara menyampaikan bahwa lonjakan penumpang masih dapat dilayani dengan baik berkat optimalisasi operasional. Pengaturan jadwal penerbangan, kesiapan personel, serta penguatan layanan di area terminal menjadi faktor pendukung kelancaran arus penumpang.
Selain penumpang, pergerakan pesawat selama periode Nataru juga mengalami peningkatan. Maskapai menyesuaikan kapasitas penerbangan untuk mengakomodasi tingginya permintaan, khususnya pada rute-rute favorit dari dan menuju Bali.
Dari sisi pelayanan, pengelola bandara memastikan kenyamanan dan keamanan tetap menjadi prioritas. Pemeriksaan keamanan, pengelolaan bagasi, serta layanan informasi diperkuat guna meminimalkan antrean dan menjaga ketertiban di area bandara.
Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai, aparat keamanan, dan instansi terkait, terus dilakukan selama periode libur. Langkah ini bertujuan memastikan operasional bandara berjalan lancar meskipun volume penumpang meningkat signifikan.
Dengan berakhirnya masa libur Nataru, Bandara Ngurah Rai berharap tren positif pergerakan penumpang dapat terus berlanjut. Capaian ini sekaligus menjadi indikator pemulihan sektor penerbangan dan pariwisata yang semakin membaik.