Tumbang Dilibas Android dan iPhone, Begini Nasib BlackBerry Sekarang

Berita Terkini Indonesia
0

 

Bali - BlackBerry yang dahulu dikenal sebagai salah satu raksasa industri smartphone kini telah mengalami perubahan besar dalam arah bisnisnya. Setelah tidak mampu mempertahankan posisi di tengah dominasi Android dan iPhone, perusahaan tersebut meninggalkan bisnis ponsel dan mengembangkan usaha di bidang perangkat lunak.


Pada masa kejayaannya, BlackBerry dikenal melalui perangkat smartphone dengan ciri khas keyboard fisik. Ponsel tersebut pernah menjadi pilihan populer di berbagai kalangan dan membuat BlackBerry sempat berada di jajaran perusahaan smartphone terbesar di dunia.


Namun, persaingan industri smartphone berubah dengan cepat setelah hadirnya perangkat berbasis Android dan iPhone. Sistem operasi serta ekosistem aplikasi yang ditawarkan kedua platform tersebut membuat posisi BlackBerry semakin tertekan hingga akhirnya perusahaan keluar dari bisnis smartphone.


Saat ini, BlackBerry lebih memusatkan perhatian pada bisnis perangkat lunak. Salah satu aset utama perusahaan adalah QNX, yaitu perangkat lunak yang dirancang untuk digunakan pada berbagai sistem yang membutuhkan tingkat keamanan dan keandalan tinggi.


QNX memiliki peran penting dalam industri otomotif. Teknologi tersebut digunakan untuk menjalankan berbagai fungsi pada kendaraan, mulai dari sistem pengereman hingga fitur berkendara semiotonom.


Menurut BlackBerry, perangkat lunak QNX telah digunakan pada sekitar 275 juta kendaraan. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki posisi yang cukup kuat dalam industri perangkat lunak otomotif.


Perkembangan QNX kini tidak hanya diarahkan untuk kendaraan. BlackBerry mulai memperluas pemanfaatan teknologinya ke sektor robotika yang dinilai memiliki peluang pertumbuhan besar pada masa mendatang.


CEO BlackBerry John Giamatteo menyebut robotika sebagai salah satu bidang dengan perkembangan paling cepat dalam portofolio perangkat lunak perusahaan. Fokus perusahaan bukan terutama pada robot humanoid, melainkan pada robot yang digunakan untuk kebutuhan industri.


Beberapa contoh yang menjadi perhatian BlackBerry adalah robot yang digunakan di lingkungan pergudangan, forklift otomatis, serta robot untuk mendukung sektor medis. Teknologi tersebut dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi berbagai kegiatan industri.


Selain robotika, BlackBerry juga melihat peluang pada instrumen medis dan sistem otomatisasi industri. Perusahaan menilai pengalaman QNX dalam mengembangkan perangkat lunak yang aman dapat menjadi keunggulan untuk memasuki sektor-sektor tersebut.


BlackBerry saat ini memiliki nilai pesanan QNX sekitar USD 950 juta. Sebagian dari pesanan tersebut berasal dari sektor robotika, yang menunjukkan semakin besarnya kontribusi bidang tersebut terhadap perkembangan bisnis perusahaan.


Perubahan strategi bisnis tersebut juga berdampak pada kinerja perusahaan. Saham BlackBerry dilaporkan mengalami kenaikan hingga dua kali lipat sepanjang tahun ini seiring dengan perbaikan margin dan profitabilitas perusahaan.


BlackBerry juga mulai memosisikan diri sebagai perusahaan yang bergerak di sektor teknologi masa depan. Robotika dan kendaraan otonom menjadi dua bidang yang dianggap memiliki hubungan erat dengan perkembangan artificial intelligence atau AI fisik.


Teknologi robot generasi baru menggabungkan perangkat keras khusus dengan kecerdasan buatan dan perangkat lunak. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi QNX karena BlackBerry memiliki pengalaman panjang dalam menyediakan software yang membutuhkan keamanan dan stabilitas tinggi.


Untuk memperkuat posisi di bidang tersebut, BlackBerry pada April mengumumkan perluasan kerja sama dengan Nvidia. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengembangkan pemanfaatan perangkat lunak BlackBerry bersama teknologi Nvidia dalam bidang robotika, teknologi medis, dan berbagai aplikasi industri. Dengan strategi tersebut, BlackBerry berusaha membangun kembali posisinya sebagai perusahaan teknologi dengan meninggalkan bisnis smartphone dan berfokus pada perangkat lunak, robotika, serta kendaraan otonom.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)