Menurut penjelasan teknisi yang menangani kendaraan tersebut, parkir dalam posisi netral atau paralel dalam waktu lama dapat membuat sejumlah sistem kelistrikan tetap bekerja. Salah satunya adalah fitur Bluelink yang masih dapat mengirimkan informasi ketika kendaraan dalam kondisi tertentu, sehingga membutuhkan pasokan daya dari aki 12 volt.
Aki 12 volt pada mobil listrik memiliki fungsi penting meskipun kendaraan menggunakan baterai berkapasitas besar sebagai sumber tenaga utama. Komponen tersebut tetap diperlukan untuk menjalankan berbagai sistem kelistrikan dan perangkat pendukung kendaraan. Karena itu, kondisi aki 12 volt yang kehabisan daya dapat menyebabkan mobil sulit dinyalakan.
Kasus Aa Juju kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan parkir paralel pada kendaraan listrik. Pada dasarnya, mobil listrik dapat memiliki mekanisme yang berbeda dalam menangani posisi netral dan kebutuhan kelistrikan saat kendaraan ditinggalkan. Oleh sebab itu, pengguna perlu memahami petunjuk penggunaan serta ketentuan dari masing-masing model kendaraan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik mobil listrik agar tidak hanya memperhatikan kondisi baterai utama, tetapi juga sistem kelistrikan pendukung. Penggunaan fitur dan mode kendaraan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan dapat membantu mengurangi risiko aki 12 volt kehilangan daya.
Kasus Hyundai Ioniq 5 Aa Juju juga menunjukkan pentingnya memahami karakteristik kendaraan listrik sebelum menggunakannya dalam berbagai kondisi. Parkir paralel bukan semata-mata persoalan posisi transmisi, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana sistem kelistrikan kendaraan tetap bekerja ketika mobil ditinggalkan. Karena itu, pengguna sebaiknya mengikuti panduan resmi kendaraan dan berkonsultasi dengan teknisi jika mengalami masalah.
