Astronaut NASA Mike Fincke Pensiun, 30 Tahun Mengabdi dan 549 Hari di Luar Angkasa

Berita Terkini Indonesia
0

 

Bali - Astronaut NASA Mike Fincke memutuskan mengakhiri pengabdiannya setelah menjalani karier selama sekitar tiga dekade. Selama bertugas, ia menjadi salah satu astronaut berpengalaman yang telah menjalankan sejumlah misi ke luar angkasa.


Fincke dikenal sebagai astronaut veteran Amerika Serikat yang memiliki pengalaman panjang dalam penerbangan antariksa. Kariernya di NASA membuatnya menghabiskan waktu yang sangat lama di luar Bumi.


Sepanjang perjalanan kariernya, Fincke tercatat telah menghabiskan 549 hari di luar angkasa. Durasi tersebut menunjukkan besarnya pengalaman yang dimilikinya dalam menjalankan berbagai misi antariksa.


Pengalaman tersebut diperoleh melalui beberapa penerbangan luar angkasa yang dijalaninya. Setiap misi memberikan pengalaman berbeda sekaligus menghadapkan Fincke pada berbagai tantangan yang hanya dapat ditemui di lingkungan antariksa.


Selama berada di luar angkasa, Fincke tidak hanya menjalankan tugas penelitian. Ia juga terlibat dalam berbagai aktivitas operasional di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.


Salah satu bagian penting dari tugas astronaut adalah melakukan pemeliharaan berbagai fasilitas di luar maupun di dalam stasiun. Aktivitas tersebut membutuhkan ketelitian tinggi karena kondisi di luar angkasa berbeda jauh dengan lingkungan di Bumi.


Fincke juga memiliki pengalaman melakukan spacewalk, yaitu aktivitas ketika astronaut keluar dari stasiun luar angkasa menggunakan pakaian khusus. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung pekerjaan teknis dan penelitian di luar ISS.


Namun, perjalanan karier Fincke tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Pada awal 2026, ia sempat mengalami gangguan kesehatan ketika berada di ISS sehingga harus mendapatkan penanganan medis dan akhirnya dipulangkan lebih cepat ke Bumi.


Saat kejadian tersebut berlangsung, Fincke tiba-tiba kehilangan kemampuan berbicara selama sekitar 20 menit. Rekan-rekan satu timnya kemudian memberikan pertolongan dan menghubungi tim medis di Bumi.


Tim medis NASA melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Fincke setelah ia kembali ke Bumi. Penyebab pasti gangguan tersebut masih belum diketahui, sementara kemungkinan seperti serangan jantung dan tersedak telah disingkirkan.


Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Fincke. NASA juga mempelajari kejadian tersebut untuk memahami kemungkinan dampak jangka panjang lingkungan mikrogravitasi terhadap kesehatan astronaut.


Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Fincke tetap memiliki kontribusi besar dalam program penerbangan antariksa Amerika Serikat. Puluhan tahun pengabdiannya menjadikannya bagian dari generasi astronaut yang memiliki pengalaman panjang dalam eksplorasi luar angkasa.


Pensiunnya Fincke menandai berakhirnya salah satu perjalanan panjang seorang astronaut NASA. Pengalamannya selama berada di luar angkasa menjadi bagian dari catatan penting dalam perjalanan eksplorasi manusia di luar Bumi.


Dengan total 549 hari di luar angkasa, Fincke meninggalkan jejak yang cukup besar dalam dunia penerbangan antariksa. Masa pengabdiannya selama sekitar 30 tahun menunjukkan dedikasi panjang terhadap penelitian dan eksplorasi ruang angkasa.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)