Bali - PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo mencatatkan kinerja positif dengan membukukan laba setelah pajak sebesar sekitar Rp1,69 triliun. Capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan positif dalam bisnis perusahaan sekaligus memperkuat posisi Askrindo di industri perasuransian.
Kinerja tersebut didukung oleh sejumlah lini usaha yang terus dikembangkan perusahaan. Askrindo tidak hanya mengandalkan satu sumber pendapatan, tetapi melakukan diversifikasi bisnis agar pertumbuhan perusahaan dapat berlangsung secara lebih stabil.
Strategi diversifikasi Askrindo bertumpu pada tiga pilar bisnis utama. Pilar pertama adalah bisnis yang berasal dari penugasan pemerintah, yang selama ini menjadi salah satu fondasi penting bagi kegiatan perusahaan.
Pilar kedua adalah pengembangan bisnis pada segmen BUMN dan korporasi. Askrindo berupaya menyediakan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan lembaga besar, sehingga peluang bisnis pada segmen tersebut dapat terus dikembangkan.
Sementara itu, pilar ketiga berasal dari bisnis ritel. Pada segmen ini, Askrindo mengembangkan berbagai produk yang menyasar masyarakat secara lebih luas, termasuk asuransi mikro, asuransi perjalanan, asuransi kendaraan bermotor, serta produk asuransi lainnya.
Pengembangan berbagai lini tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas jangkauan pasar. Diversifikasi juga membantu Askrindo menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko.
Sebelumnya, Askrindo mencatat pendapatan premi sekitar Rp1,16 triliun pada kuartal I 2026, atau tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh lini asuransi umum yang meningkat hingga 44 persen.
Selain pertumbuhan premi, perusahaan juga mencatat peningkatan laba pada periode tersebut. Askrindo menyebut pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari penguatan fondasi bisnis, termasuk tata kelola, manajemen risiko, dan kualitas proses underwriting.
Penguatan manajemen risiko menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pertumbuhan perusahaan. Askrindo berupaya memastikan ekspansi bisnis tetap dilakukan secara terukur sehingga peningkatan pendapatan tidak diikuti oleh risiko yang tidak terkendali.
Dengan dukungan tiga lini bisnis tersebut, Askrindo berharap dapat mempertahankan kinerja positif sekaligus memperluas penetrasi pasar. Perusahaan juga terus mengembangkan produk dan layanan agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, BUMN, serta sektor korporasi.